Perbedaan Turnitin Filter dan No Filter

Perbedaan Turnitin Filter dan No Filter, Mana yang Lebih Akurat?

Bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tesis, disertasi, jurnal, maupun artikel ilmiah, Turnitin merupakan salah satu aplikasi yang hampir selalu digunakan untuk mengecek tingkat kemiripan (similarity) sebuah dokumen. Namun, ketika menerima hasil pengecekan, sering kali muncul dua istilah yang membingungkan, yaitu Turnitin Filter dan Turnitin No Filter.

Tidak sedikit mahasiswa yang bertanya, "Mengapa hasil Turnitin saya berbeda padahal file yang diunggah sama?" atau "Mana yang harus dijadikan acuan, hasil filter atau no filter?"

Perbedaan tersebut sebenarnya berasal dari pengaturan (settings) saat proses pengecekan similarity dilakukan. Oleh karena itu, memahami perbedaan Turnitin filter dan no filter sangat penting agar Anda tidak salah menafsirkan hasil laporan.

Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai pengertian, fungsi, kelebihan, kekurangan, hingga kapan sebaiknya menggunakan Turnitin Filter maupun No Filter.


Apa Itu Turnitin?

Turnitin adalah software pendeteksi kemiripan dokumen yang membandingkan isi tulisan dengan jutaan sumber yang tersedia dalam databasenya, seperti:

  • Artikel ilmiah
  • Jurnal nasional dan internasional
  • Buku elektronik
  • Website
  • Repository kampus
  • Dokumen yang pernah diunggah ke Turnitin

Hasil pengecekan ditampilkan dalam bentuk Similarity Index berupa persentase kemiripan antara dokumen dengan sumber yang ditemukan.

Perlu dipahami bahwa similarity bukan berarti plagiarisme. Similarity hanya menunjukkan adanya kesamaan teks, sedangkan plagiarisme harus dianalisis lebih lanjut berdasarkan konteks dan cara penggunaan sumber.


Apa Itu Turnitin No Filter?

Turnitin No Filter adalah hasil pengecekan yang menampilkan seluruh kemiripan tanpa pengecualian apa pun.

Artinya, sistem akan menghitung seluruh bagian dokumen, termasuk:

  • Daftar pustaka
  • Kutipan langsung
  • Kalimat yang menggunakan tanda kutip
  • Frasa umum
  • Judul referensi
  • Template dokumen
  • Istilah ilmiah

Karena semua bagian dihitung, maka hasil similarity pada mode No Filter biasanya lebih tinggi.

Sebagai contoh:

Sebuah skripsi memperoleh hasil:

Similarity No Filter = 34%

Persentase tersebut belum tentu menunjukkan bahwa isi penelitian memiliki kemiripan tinggi, karena sebagian besar bisa berasal dari daftar pustaka atau kutipan yang sudah benar.


Apa Itu Turnitin Filter?

Turnitin Filter adalah hasil pengecekan yang menggunakan beberapa pengecualian sehingga bagian tertentu tidak dihitung dalam similarity.

Filter yang paling umum digunakan meliputi:

  • Exclude Bibliography (mengabaikan daftar pustaka)
  • Exclude Quotes (mengabaikan kutipan langsung)
  • Exclude Small Matches (mengabaikan kemiripan dalam jumlah kata tertentu)
  • Exclude Small Sources (mengabaikan sumber yang sangat kecil)

Dengan menggunakan filter tersebut, hasil similarity biasanya menjadi lebih rendah dan lebih mencerminkan tingkat kemiripan isi utama dokumen.

Contoh:

Similarity No Filter = 34%

Setelah filter:

Similarity Filter = 18%

Penurunan tersebut terjadi karena daftar pustaka dan kutipan resmi tidak lagi dihitung sebagai kemiripan.


Perbedaan Turnitin Filter dan No Filter

Berikut beberapa perbedaan utama antara keduanya.

1. Bagian yang Dihitung

No Filter

Semua isi dokumen dihitung tanpa pengecualian.

Filter

Bagian tertentu seperti kutipan dan daftar pustaka dapat dikecualikan.


2. Persentase Similarity

No Filter hampir selalu menghasilkan angka similarity yang lebih tinggi.

Filter menghasilkan angka yang lebih realistis terhadap isi utama penelitian.


3. Tujuan Penggunaan

No Filter digunakan ketika ingin melihat seluruh sumber kemiripan secara lengkap.

Filter digunakan untuk melihat tingkat kemiripan yang lebih relevan terhadap substansi karya ilmiah.


4. Hasil Analisis

No Filter lebih cocok untuk analisis awal.

Filter lebih sering dijadikan acuan oleh dosen pembimbing atau reviewer dalam menilai kualitas naskah.


Mengapa Hasil Turnitin Bisa Berbeda?

Banyak mahasiswa mengira terdapat kesalahan pada sistem Turnitin ketika hasil pengecekan berubah.

Padahal penyebabnya biasanya adalah:

  • Pengaturan filter berbeda.
  • Repository ikut dihitung atau tidak.
  • Pengaturan exclude bibliography aktif.
  • Pengaturan exclude quotes aktif.
  • Batas small matches berbeda.
  • Database Turnitin terus bertambah sehingga sumber kemiripan juga berubah.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pengaturan pengecekan sesuai dengan standar kampus sebelum membandingkan hasil similarity.


Kapan Sebaiknya Menggunakan Turnitin No Filter?

Turnitin No Filter cocok digunakan apabila:

  • Ingin mengetahui seluruh sumber kemiripan.
  • Sedang melakukan evaluasi awal dokumen.
  • Ingin memastikan tidak ada bagian yang terlalu banyak mengambil referensi.
  • Memeriksa apakah terdapat kemiripan yang tidak disadari.

Mode ini memberikan gambaran paling lengkap mengenai seluruh kecocokan teks yang ditemukan.


Kapan Sebaiknya Menggunakan Turnitin Filter?

Turnitin Filter lebih tepat digunakan ketika:

  • Akan menyerahkan skripsi.
  • Akan sidang proposal.
  • Akan sidang skripsi.
  • Akan submit jurnal.
  • Mengikuti ketentuan similarity dari kampus.

Karena daftar pustaka dan kutipan tidak ikut dihitung, hasilnya lebih representatif terhadap kualitas penulisan.


Apakah Semua Kampus Menggunakan Filter?

Tidak.

Setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan yang berbeda.

Sebagian kampus menggunakan:

  • Similarity No Filter

Sedangkan kampus lain menggunakan:

  • Similarity Filter

Bahkan ada kampus yang hanya melihat isi Bab I sampai Bab V tanpa menghitung lampiran maupun daftar pustaka.

Oleh karena itu, mahasiswa sebaiknya menanyakan terlebih dahulu kepada dosen pembimbing atau bagian akademik mengenai standar pengecekan yang berlaku.


Tips Agar Skor Turnitin Tetap Rendah

Baik menggunakan Filter maupun No Filter, kualitas tulisan tetap menjadi faktor utama.

Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:

1. Lakukan Parafrase Manual

Gunakan bahasa sendiri ketika menjelaskan teori atau hasil penelitian terdahulu.

2. Gunakan Sitasi yang Benar

Pastikan seluruh kutipan menggunakan format sitasi yang sesuai seperti APA, Harvard, atau IEEE.

3. Hindari Copy-Paste

Jangan mengambil kalimat secara utuh dari jurnal tanpa melakukan parafrase.

4. Gunakan Referensi yang Beragam

Mengombinasikan berbagai sumber membuat tulisan lebih kaya dan mengurangi kemiripan berulang.

5. Lakukan Pengecekan Sebelum Deadline

Jangan menunggu hari terakhir untuk mengecek similarity. Masih ada waktu untuk melakukan revisi jika hasilnya tinggi.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Mahasiswa

Beberapa kesalahan yang menyebabkan skor Turnitin tetap tinggi antara lain:

  • Hanya mengganti sinonim tanpa mengubah struktur kalimat.
  • Menggunakan terlalu banyak kutipan langsung.
  • Tidak memahami hasil laporan similarity.
  • Menganggap semua warna merah berarti plagiarisme.
  • Tidak mengecek pengaturan filter sebelum membandingkan hasil.

Padahal, analisis laporan Turnitin harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya melihat angka persentasenya.


Mana yang Lebih Baik, Filter atau No Filter?

Jawabannya bergantung pada tujuan pengecekan.

Jika ingin mengetahui seluruh kemiripan dokumen secara lengkap, No Filter merupakan pilihan yang tepat.

Namun jika ingin mengetahui tingkat kemiripan isi utama karya ilmiah sesuai praktik yang umum digunakan di banyak perguruan tinggi, maka Filter lebih relevan.

Yang terpenting adalah menggunakan pengaturan yang sama setiap kali melakukan pengecekan agar hasil dapat dibandingkan secara konsisten.


Kesimpulan

Memahami perbedaan Turnitin Filter dan No Filter sangat penting agar mahasiswa tidak salah menafsirkan hasil similarity. Turnitin No Filter menghitung seluruh bagian dokumen tanpa pengecualian sehingga persentasenya cenderung lebih tinggi. Sebaliknya, Turnitin Filter mengabaikan bagian tertentu seperti daftar pustaka, kutipan, atau kemiripan kecil sehingga hasilnya lebih mencerminkan isi utama karya ilmiah.

Apa pun mode yang digunakan, fokus utama tetap pada kualitas penulisan. Gunakan parafrase yang baik, sitasi yang benar, dan lakukan pengecekan secara berkala agar naskah memenuhi standar akademik kampus.


Butuh Bantuan Cek Turnitin dan Menurunkan Similarity?

Jika Anda sedang menyusun skripsi, tesis, disertasi, jurnal, atau artikel ilmiah dan membutuhkan bantuan profesional untuk cek Turnitin, analisis laporan similarity, serta revisi agar skor lebih rendah, tim JokiLabs siap membantu.

Layanan JokiLabs:

  • ✅ Cek Turnitin Filter & No Filter
  • ✅ Cek Turnitin No Repository
  • ✅ Parafrase Manual Berkualitas
  • ✅ Revisi Similarity Turnitin
  • ✅ Editing & Proofreading Akademik
  • ✅ Konsultasi Skripsi, Tesis, dan Jurnal

🌐 Website: jokilabs.com

📱 WhatsApp: 085175222184

Hubungi JokiLabs sekarang juga untuk mendapatkan layanan pengecekan Turnitin yang cepat, akurat, aman, dan sesuai dengan standar perguruan tinggi.